Berita

    Tidak Sulit, Ini Cara mengemudi Mobil Bertransmisi Manual yang Tepat

    Di Indonesia, transmisi manual masih menjadi pilihan utama masyarakat. Tingginya jumlah populasi kendaraan manual di Indonesia tidak lepas dari anggapan masyarakat bahwa mobil bertransmisi otomatis tidak kuat menanjak.

    Konsumsi bahan bakar juga menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat lebih menyukai mobil bertransmisi manual. Mobil dengan transmisi otomatis dikenal lebih boros dalam konsumsi bahan bakar.

    Lantas sebenarnya bagaimanakah cara berkendara mobil manual yang lebih baik? Berikut adalah beberapa langkah yang harus dilakukan saat berkendara dengan mobil manual

    Mengenal Komponen Wajib Dalam Mobil Manual

    Mengenali komponen kendaraan adalah kewajiban semua pengemudi, apapun kendaraannya. Dan di mobil bertransmisi ada komponen kendaraan yang harus dikuasai oleh pengendara. Berikut adalah komponen-komponen tersebut.

    • Kemudi. Fungsinya adalah untuk mengendalikan arah kendaraan
    • Pedal gas. Fungsinya adalah membuat mobil bergerak maju atau mundur
    • Pedal rem. Fungsinya adalah mengurangi kecepatan kendaraan.
    • Pedal kopling. Pedal ini digunakan bila pengemudi hendak memindahkan persneling saat berkendara atau menjaga agar mesin mobil tidak mati.
    • Rem Tangan. Tuas rem tangan digunakan untuk parkir atau berhenti dalam waktu yang lama.
    • Tuas persneling. Tuas ini digunakan untuk menentukan gigi kecepatan kendaraan.
    • Tuas lampu sein. Digunakan untuk memberikan informasi kepada pengemudi lain bahwa mobil hendak berbelok
    • Tuas wiper. Posisinya Harus dikenali agar tidak tertukar saat mengusap air di kaca.

    Atur Posisi Tempat Duduk yang Nyaman

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencari posisi mengemudi paling ideal dan nyaman. Pastikan bahwa kaki semuanya dapat menginjak semua pedal dengan baik. Berikan perhatian khusus untuk pedal kopling yang merupakan jiwa dari mobil tersebut.

    Tak hanya itu, pastikan jarak pandang berada dalam kondisi maksimal. Mulai dari posisi spion kanan kiri dan sipon tengah. Dengan blind spot yang kecil maka resiko terjadi kecelakaan akan lebih kecil dan berkendara menjadi lebih aman.

    Cara Mengendarai Mobil Manual

    Pada mobil manual, sedikit kesalahan saja bisa berakibat mesin mobil mati. Untuk itu, pengoperasian dari mobil manual harus benar-benar tepat agar terhindar dari permasalahan tersebut.

    Saat berkendara dengan mobil manual, pastikan memegang kemudi dengan kedua tangan. Pastikan juga kedua tangan bisa memutar lingkar kemudi dengan mudah.

    Perlu diingat bahwa di kaki ada tiga pedal yaitu pedal kopling, pedal rem dan pedal gas. Kaki kiri didedikasikan sepenuhnya untuk mengoperasikan pedal kopling sementara kaki kanan untuk pedal gas dan rem. Setiap ingin menjalankan kendaraan, menambah atau mengurangi gigi tuas persneling, ingat selalu menginjak pedal kopling yang terletak paling kiri.

    Umumnya tuas persneling bertuliskan kode 1-2-3-4-5-R. Kode angka pada tuas menunjukkan gigi percepatan. Semakin tinggi angkanya maka mobil dapat semakin cepat berjalan. Sementara untuk R adalah untuk mundur. Tidak ada kode N atau netral pada tuas transmisi manual.

    Rem tangan. Gunakan dengan cara menarik tuasnya ke atas. Tekan tombol di bagian depan tuas sambil mengangkat sedikit tuas saat hendak melepas rem ke posisi netral.

    Langkah mengendarai mobil

    Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk berkendara. Yang pertama tentunya menghidupkan mesin kendaraan. Sebelum itu, pastikan tuas persneling dalam posisi netral. Hal ini untuk menghindari mobil meloncat ke depan atau belakang. Setelah mesin menyala, kini saatnya untuk maju ke depan.

    Cara sederhananya adalah dengan menginjak rem di kaki kanan, tekan pedal rem dengan kaki kiri. Kedua masukkan tuas persneling ke arah angka 1 dan lepaskan kopling perlahan sembari memindahkan kaki kanan ke pedal gas. Dengan ini maka mobil akan bergerak perlahan.

    Bila ingin mengurangi kecepatan, maka pengemudi tidak bisa sembarangan menekan pedal rem begitu saja. Bila kecepatan tinggi, maka pengemudi sebaiknya menekan pedal rem terlebih dahulu secara bertahap kemudian menekan kopling agar mesin tidak mati. Sebaliknya, bila kecepatan mobil rendah sebaiknya tekan pedal kopling terlebih dahulu baru kemudian tekan pedal rem.

    Sementara bila ingin bergerak mundur, maka pastikan terlebih dahulu kondisi di belakang kendaraan sudah aman. Dari posisi berhenti, injak kopling terlebih dahulu kemudian pindahkan tuas persneling ke R, lepas kopling dan injak gas perlahan.

    Dealer Suzuki Handijaya Buana Trada yang berada di lokasi Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi, Serang, Cilegon, Karawang, Cianjur, Sukabumi & Purwakarta Pun memberikan pilihan transmisi manual untuk seluruh model kendaraannya. Dengan ini masyarakat akan lebih mudah untuk memilih kendaraan yang memang sesuai dengan keinginannya masing-masing.