Menggunakan Sparepart Non-Standar Tanpa Mengetahui Resikonya
Dalam perawatan kendaraan, keputusan mengganti komponen sering kali didasari pertimbangan harga atau ketersediaan. Tidak sedikit pemilik mobil memilih sparepart non-standar tanpa benar-benar memahami konsekuensi penggunaannya.
Artikel ini bertujuan membantu Anda memahami risiko penggunaan sparepart yang tidak sesuai standar pabrikan. Simak pembahasannya secara teliti agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama berulang kali.
Memahami Perbedaan Sparepart Standar dan Nonstandar
Sparepart standar dirancang mengikuti spesifikasi teknis kendaraan tertentu. Setiap ukuran, material, dan toleransi dibuat agar bekerja selaras dengan sistem lain di dalam mobil.
Sebaliknya, sparepart non-standar umumnya dibuat dengan spesifikasi umum. Meskipun secara bentuk terlihat mirip, perbedaannya sering baru terasa setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu. Inilah beberapa perbedaan lain dari kedua jenis sparepart ini.
-
Tingkat Kesesuaian terhadap Sistem Kendaraan